Rumah Adat Tradisional Luwu di Benteng Somba Opu Gowa, Sulawesi Selatan

Kawasan Benteng Somba Opu merupakan kawasan peninggalan bersejarah yang di dalamnya berisi berbagai macam rumah adat, yang terdiri dari beberapa rumah adat tradisional yang ada di Sulawesi Selatan, salah satunya adalah Rumah Adat Tradisional Kabupaten Luwu. Rumah adat ini memiliki ruangan yang cukup luas sehingga dapat menampung banyak wisatawan di dalamnya. Selain itu, rumah adat tersebut mempunyai pekarangan yang luas sehingga wisatawan dapat melakukan berbagai aktifitas di sekitar rumah adat tersebut.

Rumah adat ini dapat menjadi objek pembelajaran bagi kalangan mahasiswa, serta menjadi tempat bina akrab (gathering), akomodasi atau tempat peristirahatan bagi wisatawan. Faktor inilah yang menjadi pendorong wisatawan untuk mengunjungi rumah adat ini. Hal yang harus diketahui oleh wisatawan ialah bagaimana sejarah dari rumah adat ini. Pada akhirnya, wisatawan akan mengunjungi rumah adat ini untuk mengetahui lebih dalam tentang segala sesuatu mengenai Rumah Adat Luwu. Selain itu, dari segi arsitektur bangunan juga berperan menarik perhatian wisatawan karena arsitektur dari rumah adat ini unik dan menarik sehingga menimbulkan rasa ingin tahu wisatawan. Selain dari segi arsitektur, bahan material untuk membangun rumah adat ini dapat menjadi daya tarik karena pastinya kayu yang digunakan bukan merupakan jenis kayu yang sembarangan, melainkan jenis kayu yang dipilih adalah kayu yang tertentu dan dipercaya oleh masyarakat Luwu sebagai kayu terbaik untuk membangun Rumah Adat Tradisional Luwu ini.

Agar dapat memenuhi faktor pendorong dan pendukung dari rumah adat ini, diperlukan adanya kesadaran bagi pengelola setempat untuk memelihara dan menjaga rumah adat ini. Selain itu, perlu diadakan sosialisasi tentang bagaimana menjaga kelestarian budaya khususnya pada Rumah Adat Tradisional Luwu kepada masyarakat setempat atau pengelola setempat. Fasilitas yang perlu ditambahkan juga adalah sign board dan tempat sampah agar wisatawan yang berkunjung merasa nyaman.

Perbandingan yang diambil adalah antara rumah adat Luwu dengan rumah adat yang ada di Taman Mini Indonesia Indah atau yang biasa disebut TMII. TMII adalah salah satu kawasan wisata yang di dalamnya memiliki miniatur rumah-rumah adat yang ada di seluruh Indonesia. Dari segi pengelolaan yang ada di sana sangat berbanding jauh dengan sistem pengelolaan yang ada di rumah adat di Benteng Somba Opu yang mana diketahui rumah adat yang ada di Benteng Somba Opu tepatnya rumah adat Luwu ialah kurangnya SDM & pemeliharaan rumah adat ini. Contohnya, kurangnya fasilitas seperti sign board dan tempat sampah untuk wisatawan yang bakal berkunjung di dalamnya, sebaiknya sistem pengelolaan yang ada di TMII ini sudah sangat berkembang karena pengelolanya selalu memerhatikan dan memelihara setiap miniatur rumah adat yang ada di TMII.

Selain itu, TMII merupakan salah satu daya tarik wisata unggulan di Indonesia yang sering dijadikan tempat penyelenggaraan event-event besar yang berskala nasional maupun internasional. Ini sangat berbanding jauh dengan rumah-rumah adat yang ada di kawasan Benteng Somba Opu. Rumah-rumah adat yang ada di kawasan Somba Opu sangat tidak terawat dan masih kurangnya campur tangan pemerintah maupun swasta dalam melestarikan peninggalan budaya yang ada di sini. Fasilitas-fasilitas yang ada di TMII juga sudah sangat memadai, seperti anjungan daerah, taman bunga dan taman burung. Sedangkan di kawasan Somba Opu wisatawan tidak dapat menemukan fasilitas tersebut. TMII juga sudah sangat maju dalam segi aksesibilitas.

Konsep yang akan digunakan dalam mempromosikan Rumah Adat Tradisional Luwu ini adalah menjadikan rumah adat ini sebagai museum berbasis edukasi, tanpa menghilangkan jati diri dari rumah adat itu sendiri. Rumah adat Luwu memiliki luas bangunan yang sangat cocok untuk dijadikan sebagai museum. Di dalam museum tersebut akan terdapat beberapa peninggalan-peninggalan bersejarah dari Kabupaten Luwu seperti alat-alat perang dan baju perang yang dulunya dipakai oleh masyarakat Luwu, serta beberapa baju kehormatan, baju adat dan beberapa perhiasan yang sekarang telah menjadi sejarah masyarakat Luwu. Selain itu, pengelola akan memberikan informasi tentang sejarah terbentuknya Kabupaten Luwu mulai dari zaman kerajaan hingga zaman sekarang. Tentu saja informasi yang akan diberikan bukan hanya berupa tulisan, melainkan berupa foto-foto bersejarah. Pengelola akan menyediakan guide lokal bagi para pengunjung ataupun wisatawan yang ingin tahu lebih rinci tentang Kabupaten Luwu itu sendiri.

Di dalam museum ini juga akan terdapat patung-patung orang-orang besar atau para tokoh-tokoh bersejarah di Kabupaten Luwu serta penjelasannya. Wisatawan yang berkunjung juga tidak hanya akan dimanjakan secara visual saja namun kami juga akan memanjakan wisatawan dengan memberikan penjelasan via rekaman suara di tiap-tiap benda pra sejarah, dan rekaman suara tersebut akan tersedia dalam dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Tidak sampai di situ, di bagian bawah rumah adat tersebut juga kami akan menyediakan berbagai macam stand makanan tradisional khas Luwu dan khas Sulawesi Selatan yang hanya akan tersedia setiap hari Sabtu dan Minggu saja. Namun, sebelum semua itu terlaksanakan, hal yang pertama yang akan dilakukan yakni memperindah bangunan rumah adat luwu ini atau lebih tepatnya memperbaiki bangunan tersebut. Bangunan tersebut sangat tidak terawat, sehingga itu akan membahayakan bagi wisatawan yang berkunjung. Tiang penyangga bangunan yang sudah sangat rapuh, serta fasilitas pendukung yang tidak terawat seperti toilet dan musollah.

Jika konsep ini dapat diimplementasikan pada kawasan Benteng Somba Opu, bukan tidak mungkin pariwisata di Kabupaten Gowa akan berkembang pesat dengan adanya inovasi ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s